Minggu ini, ada webinar di tempat aku kerja. Webinarnya tentang stress management dan pembicaranya kebetulan sudah kukenal (entah beliau kenal aku atau tidak haha..). Intinya aku cukup excited, karena topik ini memang topik yang cukup nge hits di kondisi pandemik ini. Sebelumnya, aku sudah banyak membaca buku - buku psikologi tentang coping with stress. Aku pikir mungkin aku masih bisa dapat hal baru atau sekedar sharing dengan pembicaranya. Ternyata memang sebagian cara coping with stress itu sama dengan hal - hal yang sudah aku lakukan selama ini. Jujur, sebetulnya melakukannya itu sangat sulit, apalagi kalau sudah berurusan dengan waktu. Waktu yang saking banyaknya pekerjaanku, kadang aku berusaha dan bertindak cukup keras pada diriku sendiri untuk sebuah pencapaian.
Apa sih stressor yang paling utama sebetulnya? Di masa pandemik ini. yang paling sulit adalah adjust dengan keadaan yang serba dibatasi. Banyak orang yang tidak bisa travelling lagi, tidak bisa bebas bersosialisasi karena work from home dan juga PSBB, dan tentunya masalah finansial karena fenomena PHK massal.
Lalu bagaimana kita mengatasi stress sehingga tidak mengganggu kesehatan kita. Kali ini aku share hasil dari webinar tersebut dan juga share pengalaman pribadi aku tentang bagaiamana aku coping with stress dari awal outbreak of the virus. Untuk aku sendiri, yang paling susah adalah adjust dengan WFH, dimana semakin banyak administrasi yang dikerjakan dan jam kerja jadi lebih panjang. Sebagai guru, kita tidak mungkin lepas tangan dengan hanya 45 menit zooming. Itu tidak cukup. Karena itu biasanya aku masih suka bikin video ataupun handout dan soal - soal latihan. Akupun harus memilih materi yang memang relevan untuk mempersiapkan mereka ke level berikutnya. Belum lagi checking tugas - tugas dan juga menyediakan waktu untuk membantu anak - anak melalui what's app. It's consuming my time a lot. Jadi jangankan bisa rilex, di awal outbreak tidur saja nggak bisa nyenyak karena banyak sekali ke khawatiran tentang banyak hal, plus takut kena virus juga. Jadi di awal outbreak berat badanku naik menjadi 80 kg hanya dlm waktu 2 bulan.
Kemudian aku sadar, bahwa aku nggak bisa biarkan ini terjadi berlarut - larut. Aku ingat sama buku stress management yang pernah kubaca dan akhirnya mulai kuterapkan pelan - pelan pada diri aku sendiri. So, ini dia hal - hal simple yang bikin aku happy dan away from stress di tahun 2020 sampai hari ini.
1. Workout
Di awal pandemik, mau workout itu susah karena semua gym tutup. Akhirnya aku beli beberapa tools, semacam dumbles dan juga flexibility balls untuk kupakai latihan dirumah. Memang untuk cardio susah karena aku biasa menggunakan treadmill. Jadi aku lebih fokus pada...ah..yang penting bergerak dan berkeringat, karena hal ini melancarkan peredaran darah. Kalau peredaran darah lancar, kita bisa tidur nyenyak dan otak nggak kusut karena dapat supply O2 dalam jumlah yang cukup.
 |
| Ini deears yang kubeli mendadak waktu itu karena panik gym tutup, bahkan gym di apartment juga tutup. |
 |
| Aku hobby yoga dan pilates karena itu wajib punya resistance band. |
Seiring waktu makin banyak equipment yang aku beli, bermacam ukuran resistance bands sampai stability balls, tapi aku cuma rajin beli hahhahha.....makenya bisa hanya seminggu sekali. Kenapa? Karena di 3 bulan outbreak ini aku banyak panik dengan deadline kerjaan. Padahal waktu itu aku sudah bikin to do list lho. Nah, disitu aku mulai sering merasa lelah, sakit kepala dan kadang jantung berdebar - debar, Deears. Debarannya bukan kayak orang sakit jantung ya, karena, alhamdullilah, setelah diperiksa aku sehat. Cuma musti hati - hati sama ancaman kolesterol saja. Jadi kesimpulannya, sebetulnya debaran jatung yang tiba - tiba cepet kemudian normal lagi (berulang kali) itu lebih karena stress dan kurang gerak. So, karena aku nggak mau sakit akhirnya aku mulai rajin olahraga. Dan sekarang gym sudah mulai buka. Meski dibatasi dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Alhamdullilah, aku sehat sampai sekarang.
 |
| My gym routine everyday. Aku jalan cepat Deears, karena aku sudah sulit buat lari. Aku pernah kecelakaan mobil. Jadi buat lari sakit. |
 |
| Ini foto terbaru aku. Lebih fresh dan sehat. |
2. Makanan Sehat Dengan Gizi Seimbang dan Minum Vitamin
Nah, sejak aku menggendut, aku mulailah mikir "bisa - bisa beneran ketutup lemak ini jantungku". Well, aku bukan rice eater ya, Deears. Beras 2 liter bisa habis sebulan karena memang aku masak nasi kalau bener - bener pengen. Aku ambil kebutuhan carbs dari roti biasanya. Inipun akhirnya kukurangi dan aku mulai makan lebih banyak sayur dan buah - buahan. Eh...bentar kalau pas kerja di sekolah aku hobi pesen nasi padang sama cemilan manis. Untungnya masuk sekolah cuma sekali atau dua kali seminggu hehe.
 |
| Chicken salad buatan aku sendiri dengan saos Kewpie |
 |
| Butter Garlic Broccoli |
Nah, jangan lupa untuk mengkonsumsi buah - buahan juga. Juga madu. Madu sangat bagus untuk menjaga kualitas suara dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sebagai guru, menjaga suara itu penting banget. tau sendiri kan, guru itu, apalagi di masa pandemik, banyak memakai suara sebagai bahan ajar juga 😅😅😅
Selain sayur, minum vitamin dan suplemen (bila perlu) sangat penting. Terkadang asupan dari makanan dan minuman tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kita. Jadi setiap hari aku minum; Omega 3, Vit C, Vit D, Zinc dan 7 days slim (sekarang aku sudah tidak perlu lagi minum fat burner ini)
3. Lebih Banyak Mengerjakan Hobi
Nah, karena aku hobi kuliner, akupun punya hobi nyobain resep dan hobi masak. Selain foto di atas, ini nih foto - foto hasil masakan aku.
Makanan ini namanya Tortilla de Patatas. Ini telor dadar kentang ala Spanyol, Deears. Bikinnya gampang banget. Kentangnya diiris tipis dan digoreng pakai bawang bombai sebelum dicampur dengan telor dan dimasak seperti telor dadar biasa. Aku bagi link nya kalau mau coba. Oh ya, kadang aku pakai kentang rebus karena aku nggak mau minyak banyak - banyak. Jadi habis direbus terus kentangnya digoreng sebentar pakai sedikit minyak dan bawang bombai. Bawang bombai ini dipakai untuk memberi rasa manis. Ingat, hanya bawang bombai, garam dan lada. Just that. Ini link untuk referensi ya (aku belum nge vlog sendiri, jadi aku ambil dari vlog orang lain): https://www.youtube.com/watch?v=X_idvqxRD3E
Oh ya, pakai pan kecil yah kalau kamu bikin porsi kecil, karena uniknya dari makanan ini adalah ketebalannya. Nanti kamu lihat cara balik omelettenya musti pake piring heheh. Makanan ini cocok untuk breakfast atau dinner.
Nah yang ini Chicken Soup. Sup ayam jawa biasa sih. Aku suka masukin kentang banyak di dalam sup, dan selalu pakai ayam Jawa, bukan ayam yang makan obat. Ini cucok banget buat lunchie. Biar nggak ngantuk makannya diirisin cabe rawit atau makan pakai sambal korek. hehehhe. Simple, Fast and Healthy. Harus cerdas sih ya, secara kerjaannya buanyaakkkkk...jadi kalo masak harus pilih resep yang butuh waktu singkat in preparation.
Ox Tail Soup. Nah, ini bikinnya agak ribet dan bumbunya juga lebih banyak, Deers. Buat kamu yang suka sop buntut, aku bagi linknya yah. Bisa dicobain. Muy Rico. Enak bangeettsss!
Hobiku yang lain adalah 📸📸 (amatir sih). Menurut aku foto itu bisa 'berbicara'. Aku belajar secara otodidak dan ini hasil jepretan - jepretan aku. Boleh dicela kok, asal membangun 🙏
Sorry aku nggak kasih caption dan juga mustinya aku kasih initial aku di tiap foto ya. Tapi biarlah, amatir ini kok 😆😆. Aku tertarik banget sama foto makanan/minuman, bunga - bunga dan objek - objek luas (panorama/landscape). Aku juga suka selfie dan untuk yang satu ini aku punya satu album khusus selfie pribadi yang tidak ku publish di sosmed. Takut jadi artis 😝😝.
Hobi aku yang lain adalah mendekorasi ruangan. Ini contohnya..
Ini DIY tempat pernak - pernik aku, aku beli keranjang rotan polos dan aku cat sendiri sama aku kasih pita. Lumayan bikin sibuk tapi bikin otak rilex juga.
 |
Tema ruang tamuku merah elegant 😆😆😆. Jadi waktu itu hanya ada sofa merah, biar g nggak sakit mata kemudian aku beli barang - barang berwarna senada. |
Next hobi adalah membaca dan menulis. Aku ngeblog dan aku juga punya novel yang nggak selesai - selesai sampai sekarang 😓😓😓.
4. Being More Organized
Sebetulnya aku tipe orang yang rapi banget, sampai dulu, aku punya temen bingung ngelihat meja kerja aku. Buku - bukuku harus selalu tersusun rapi dan lurus di tiap sisi. 😅😅 Ya, karena pekerjaaan aku banyak jadi aku harus tau pasti dimana letak barang - barang yang kuperlukan untuk kerja. Sendok hilangpun bakalan kutanyakan ke semua orang karena aku nggak suka kehilangan barang. Sendokku kuperlakukan bak sendok yang terbuat dari kristal hahhahahha....
Nah sejak pandemik, aku kelimpungan karena semua barang - barangku ada di kantor. Akhirnya agar nyaman aku membeli barang - barang INDAH yang mempermudah pekerjaanku di rumah. Dari stapler, binder, hole puncher dan juga ini nih:
 |
Ini Lampu LED untuk aku ngajar dan kerja di depan laptop.

|
Nah, aku juga selalu bikin "To Do List" per week. Simple aja kok. Ini contohnya:

Banyak ya? Mungkin aku terlalu keras sama diri sendiri. Tapi ya memang begitu. It's not because I don't get a life. I know how to party and to enjoy my life, but for me my job is part on how I enjoy my life. That's why I do things only if I have a passion on it. Karena kalau kita nggak punya passion, kita akan stress. Nah, gimana kalau kemudian aku udah usaha nih tapi ternyata diluar kontrolku ada yang melenceng dari plan. Sebetulnya sewaktu webinar kemarin, hal ini yang pengen aku tau. So how to handle a failure, karena ketika ada orang lain atau sesuatu yang menggagalkan rencana yang sudah aku susun, aku tuh bisa EXPLODE. Yang tadinya semua emosi kutahan dan selalu tampak tersenyum because I am dealing with human everyday, maka tiba - tiba aku bisa jadi MONSTER untuk orang - orang terdekat yang biasanya jadi sasaran kemarahanku. Ternyata, ini nggak sehat Deears. Menurut pembicara tersebut ini adalah tanda - tanda stress. Makanya aku jadi pengen tau gimana caranya sih menerima kegagalan itu. Cuma sayang waktunya pas habis, jadi aku akhirnya browsing sendiri di internet.
In short, ternyata aku juga masih punya stressor yang harus aku coping, aku cari solusinya. Kolega yang belum kenal aku kadang mengira aku itu kaku dan sombong, karena ketika kerja aku pasang ear buds, denger musik dan ketik ketik ketik (karena kita musti kerja efektif dan efisien). Tapi yang sudah kenal aku, inilah kesan mereka tentang aku:
Foto di atas adalah hasil activity team bonding yang diadakan tempat kerjaku sebelumnya. Aku menghabiskan 6 tahun bekerja di tempat itu. Itulah pendapat kolega tentang aku. Aku adalah orang yang serius ketika bekerja tapi aku juga seorang komedian yang kadang dibandingkan dengan NUNUNG SRIMULAT.😆😆 Jangan takut ya sama aku...hahhahha...
5. Reward and Punishment
Tiap kali aku berhasil melakukan pekerjaanku on time, aku selalu kasih reward buat diriku sendiri; spa, massage, makan sweets etc.
 |
| Meni pedi di rumah |
 |
Shopping make up atau dandan terus selfie Images: Getty Images
Gimana kalau aku nggak bisa selesaiin to do list aku? Aku kasih diriku sendiri konsekuensi. Jadi weekend itu waktu santai aku. Otomatis aku akan kerja di weekend and loose my me time kalau kerjaan aku nggak selesai. |
6. Quality Time
Yang terakhir ini adalah yang paling penting, Deaars, dalam menjaga kesehatan mental kita; quality time dengan keluarga (termasuk kucing - kucingku ya 😻) dan teman - teman dekat. Meskipun aku sibuk aku selalu menyempatkan menyapa keluarga dan teman - teman dekat. Dulu kita bisa saling berkunjung bahkan kadang kita weekend ramai - ramai hang out ke KL (jauh ya hang outnya 😅😅😅). Dulu masih bisa, sekarang kita hang out lewat video call. Tapi itu semua tidak mengurangi rasa kok. Kita butuh bicara dan bersosialisasi dengan teman - teman, saling support dan saling menguatkan. Kita pun butuh support dari keluarga dekat untuk menghadapi hari esok. Jangan lupa, kita butuh quality time dengan Tuhan. Apapun keyakinan kamu, yakinilah dan berusahalah untuk menjadi kamu tetapi versi yang selalu lebih baik.
Well, itulah kunci coping with stress. Mind, body and soul harus dijaga untuk selalu sehat.
Semoga kita semua selalu sehat dan selalu jadi pribadi yang baik, menyenangkan untuk semua orang.
Cheers
xoxo
Dee