Hi Deears,
Anda suka ngopi? Saya bukan hanya sekedar suka. Saya adalah penikmat kopi. Sebelum pandemik, acara kongkow bersama teman ataupun sendirian untuk menikmati kopi adalah agenda rutin saya setiap weekend. "Kopi itu rasanya sama", pendapat ini sering saya dengar. Untuk seorang penikmat kopi yang betul - betul paham cita rasa kopi pasti tidak akan setuju dengan pendapat ini. Cita rasa yang anda dapat dari secangkir kopi bukan hanya berasal dari daerah penghasilnya, tetapi juga dari proses pengolahannya. Indonesia terkenal sebagai surga kopi dunia. Tidak ada negara di dunia yang mempunyai keragaman kopi seperti di Indonesia. Di pulau Sumatera saja, sudah terdapat bermacam - macam varietas kopi dengan cita rasa yang berbeda dan aroma yang khas daerah penghasilnya.
Rasa cinta saya pada kopi ada hubungannya dengan kecintaan saya merawat diri saya, luar dan dalam. Ketika pandemik, tentu sangatlah sulit untuk tidak stress bukan? Jangankan kongkow ngopi - ngopi, ruang gerak kita dibatasi. Mau ke salon buat spa, mau ngopi di luar, mau nge gym jadi mikir berkali - kali kan? Mikirin resiko terpapar virus Covid - 19. Pada akhirnya masa pandemik ini telah mengubah cara dan gaya hidup kita. Yang tadinya rutin perawatan ke salon, kemudian mulai mendatangkan 'salon' ke rumah atau belajar merawat diri dirumah. Seperti yang saya lakukan. Sebagai pencinta keindahan. Saya memperlakukan tubuh dan pikiran saya sebagai kanvas jiwa. Kopi yang bila diminum akan menstimulasi energi ini mempunyai fungsi sebagai relaxant ketika dioleskan ke kulit kita. Buat saya, cantik itu berawal dari dalam dulu dan kemudian baru cara kita merawat diri kita. Saya punya formula anti stress yang layak dicoba. Saya sudah lama menggemari produk Wangsa Jelita. Selain karena produk ini sangat eco - friendly, brand lokal dari Jawa ini sudah terbukti aman untuk manusia dan juga ramah lingkungan. Bahan - bahannya terbuat dari bahan alami dan merupakan komoditas lokal. Salah satunya adalah kopi.
Kenapa namanya Sarongge? Sarongge adalah nama sebuah desa di propinsi Jawa Barat. Di tahun 2015, Wangsa Jelita bekerjasama dengan Green Initiative Foundation mengadakan penggalangan dana untuk kaum Ibu di desa tersebut dalam pembuatan produk sabun kecantikan. Jadi Wangsa Jelita yang memiliki makna "Dinasti Indah" ini adalah produk lokal dan juga produk yang sudah membantu pemerintah memberdayakan masyarakat. Brand ini juga sangat komit dengan konsep ramah lingkungan, seperti yang tertulis dalam sticker yang saya temukan di bagian luar packagingnya. Bahan - bahannya 100% alami dan tidak terbuat dari bahan kimia yang merugikan kesehatan. Produk ini juga memperkenalkan konsep well - being dimana setiap orang harus bisa memahami dan mengenal dirinya luar dalam, sehingga nantinya bisa membantu orang lain untuk peduli pada kesehatan diri dan juga peduli pada 'kesehatan' planet Bumi.
![]() |
| Packaging bagian luar ditempel sticker ini |
![]() |
| expertphotography.com |
Sekedar informasi, ini adalah manfaat kopi untuk kulit kita:



No comments:
Post a Comment