Friday, 1 December 2023

How I am Dealing with My Dyspepsia dan Anxiety Disorder

 Hi Deears,

Desember! Hari ini hari pertama di bulan terakhir akhir tahun 2023.  Berarti sudah 11 bulan sejak pertama kali aku kena serangan asam lambung dan bulan ke 7 sejak aku menjalani terapi dengan psikiater. Saat ini aku masih dalam proses taper off obatnya. Aku masih minum obat dengan dosis 0.25mg 1x sehari, karena ketika kucoba selang-seling ternyata respon tubuh aku belum begitu bagus. 

Sempat banyak orang bertanya-tanya bagaimana aku menjalani hari-hariku dengan asam lambung dan anxiety yang membuatku kehilangan berat badan sekitar 16 kg dalam waktu 4 bulan. Apakah anxiety menyebabkan penderitanya menjadi kurus? Tidak selalu sih. Tetapi memang pada beberapa kasus, penderita anxiety kehilangan selera makan. Kalau kasusku, aku memang jaga makan karena aku tidak mau otot esofagus aku tertekan oleh lemak sehingga semakin sesak nafas bila asam lambung naik. Well..mungkin aku bisa sedikit memberikan gambaran apa yang dialami penderita anxiety atau lebih tepatnya dalam kasusku adalah panic attack atau panic disorder (gangguan cemas panik). 

Sama seperti namanya, cemas panik, maka penyebab dari datangnya gangguan ini adalah karena kecemasan yang berlebihan. Ketika cemas sudah berlebihan maka panik datang menyerang. Semua orang mempunyai rasa cemas dan juga kadang panik. Tapi pada penderita gangguan cemas panik, karena cemasnya berlebihan maka respon tubuhpun juga berbeda. Tubuh seolah tidak bisa dikontrol lagi oleh pikiran. Ketika rasa panik menyerang, kaki terasa dingin dan seperti ada yang berjalan dari ujung kaki ke ujung kepala. Biasanya disini penderita mulai tambah panik kalau dia tidak bisa mengatasi sendiri serangan panik ini. Setelah itu rasanya seperti melayang, pandangan kabur dan bila sudah tak terkontrol jantung berdebar dan nafas terasa sesak. Sehingga maunya dibawa ke IGD melulu. Padahal sebetulnya tidak apa-apa.

Di bulan pertama dan kedua karena sama sekali buta dengan panic attack ini, aku betul-betul ketakutan sampai tidak berani berada dirumah sendiri. Untung suamiku support untuk berani konsul ke psikiater karena dulu dia juga pernah kena serangan yang sama karena trauma kecelakaan mobil dan menjalani pengobatan selama 6 bulan. Sejak kena asam lambung dan anxiety sampai bulan ke enam aku sangat menjaga pola makan dan pola hidup (pola tidur dan pola pikir). Aku makan 5x sehari tapi sedikit-sedikit. Untuk breakfast, aku makan oatmeal dan madu. Antara jam 9-10 aku makan nasi 5 suap dengan lauk tempe/tahu/ikan rebus. Kemudian di rentang waktu antara jam 11-12 aku makan siang dengan menu yang sama. Jam 4 sore aku makan snack dan terakhir jam 6 sore aku makan malam dengan sayuran hijau dan lauk rebusan lagi. Kalau toh aku makan lauk goreng, aku akan serap dengan tissue dulu sampai minyaknya kering. 

Aku tidak rebahan sampai dua jam setelah makan. Ini untuk menghindari reflux asam. Selain itu aku tidak makan roti dari terigu, tidak minum teh dan kopi sehingga asupan gula juga banyak berkurang. No wonder kan kalau berat badanku turun drastis. Ketika tubuh dan pikiranku mulai sinkron dan tubuhku mulai kuat, aku mulai hit the gym lagi untuk tahu apakah jantungku baik-baik saja. Aku mulai dengan treadmill 15 menit dan main dumbell. Ternyata aku baik-baik saja. Sama seperti hasil EKG dan lain-lainnya. Everything's fine. 

Di bulan ketujuh aku mulai makan bervariasi tapi aku masih diminta dokter menjaga berat badan agar tetap stabil karena aku sebelumnya memang obese. Sampai saat ini, aku masih suka sarapan oatmeal dan memang olahraga itu membantu pemulihan sistem saraf pusat kita. Karena itu, untuk kalian yang punya asam lambung dan anxiety, jangan malas bergerak. Keluarlah dan olahraga. Sekuatnya. Kalau memang kuatnya jalan kaki 20 menit, jalani aja dulu tapi secara rutin.Selain itu belajarlah untuk ada silent moment dimana hanya ada diri kita sendiri dan mungkin dibantu musik untuk relaksasi. Bisa juga dengan sholat dan dzikir bagi yang muslim. 



Alhamdullilah, sekarang aku sudah jauh membaik. Kuncinya harus ikhlas, sabar dan sadar dan tetap terus berolahraga dan menjaga pola hidup dan pola pikir. Semoga kalian yang masih berjuang dengan asam lambung dan juga minum obat psikiater bisa segera pulih dan lepas obat secepatnya. Amin. 

Another Year, Another Resolution

Hi...Deears.. How do you end this year? I wish you end it with a grateful heart 😊  Everyone for sure has problems, obstacles in their life....